Jakarta – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2003-2007 Erry Riyana Hardjapamekas mengenang almarhum Menteri Pertambangan serta Tenaga periode 1998-1999 Kuntoro Mangkusubroto sebagai sosok yang mana gigih di memperjuangkan sikap antikorupsi.
Erry menyatakan bahwa Kuntoro menjadi salah satu tokoh yang digunakan turut menggagas berdirinya KPK pada 2003 sebagai lembaga pemberantas korupsi di tempat Indonesia.
“Semangat antikorupsinya itu memang sebenarnya muncul dari dirinya sendiri. Kebetulan diajak oleh kami, Publik Transparansi Indonesia [MTI], beliau waktu itu Menteri Pertambangan, beliau juga telah menggalang sekali waktu pada PT Timah sebelum jadi menteri,” kata Erry ketika ditemui seusai mengunjungi upacara pemakaman pada Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta, Minggu, 17 Desember 2023.
Menurutnya, Kuntoro merupakan seseorang pemimpin yang dimaksud setiap saat menanamkan transparansi, miliki integritas tinggi, setiap saat berpikir rasional di mengambil langkah serta memegang teguh sikap antikorupsi.
Erry juga menyatakan bahwa Kuntoro juga merupakan sosok pecinta alam yang digunakan bergerak sebagai anggota Perhimpunan Penempuh Rimba lalu Pendaki Gunung Wanadri.
“Beliau menjunjung tinggi nilai-nilai kebersihan, kejujuran, kesatriaan. Beliau anggota Wanadri juga, nilai-nilai Wanadri diamalkan juga,” ujarnya.
Kuntoro tercatat pernah mengikuti sekolah Wanadri sekitar 1960 serta menjadi anggota Wanadri angkatan 69.
Menteri Pertambangan serta Tenaga periode 1998-1999 Kuntoro Mangkusubroto wafat pada Minggu, pukul 01.03 WIB, di area Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo Ibukota lantaran sakit. Jenazah almarhum dimakamkan pada area blok Z Taman Waktu petang Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, sekitar pukul 13.30 WIB.
Almarhum yang mana meninggal dunia pada usia 76 tahun meninggalkan orang istri kemudian lima anak laki-laki.